TANDANG………. !!! NYANDANG KAHAYANG

Negeri Yang Mulai Sempoyongan……

19102013279Negeri yang katanya konon gemah ripah loh jinawi seperti apa yang dikatakan “KOES PLUS” dalam lagunya “KOLAM SUSU” ini sekarang bak tikus yang mati di lumbung padi.
Negeri yang begitu dikatakan sopan , santun juga baik terhadap sesama ini, sekarang begitu beringas bak orang yang hidup di negeri “BAR BAR” tak beradab yang seolah mereka tidak beragama dan buta agama. Padahal mereka bilang mereka hidup dalam lingkungan negeri “AGAMIS” dan beradab dalam lindungan negeri yang di dalamnya “PANCASILA” bertahta. Ngeri………….miriiiis melihat kehidupan Masyarakat hidup dalam alam “DEMOKRASI” yang seperti ini. Mau dibawa kemana “GENERASI MUDA” kedepan ? kalo melihat para sesepuhnya seperti ini ???. kemana perginya Masyararakat “SAANTUN” yang dulu pernah ada di negeri yang indah ini ??.
Baik, mari kita ke inti tulisan ini.
19 Oktober 2013, hari Sabtu cerita ini dimulai. Disana mata Akang di benar-benar di buat melongo seolah tak mau berkedip. Karena apa ??? ada sekelompok orang yang menamakan dirinya sebagai “WARGA” di suatu desa suatu kecamatan begitu beringasnya bak orang tidak beradab “BERDEMO” berteriak-teriak mengancam orang lain tanpa sopan santun yang semestinya hal itu tidak perlu terjadi bila mereka itu mengaku hidup di negeri yang tercinta ini “INDONESIA”, apalagi itu dilakukan oleh orang yang mengaku bersuku “SUNDA” yang terkenal “SANTUN dan RAMAH”.
Masih di tanggal dan hari yang sama sahabat Akang. Waktu itu waktu menjelang siang di suatu kantor intituisi pemerintah yang ber embel-embel “PELINDUNG Masyarakat”……….”PENGAYOM Masyarakat”. Dengan symbol macan mengaum menghadap le kiri.
“MASYA ALLAH” sahabat Akang semua. Seorang “KANIT” muda yang cukup tampan, tapi bermuka kecut tidak bersahabat ( sayang waktu itu beliau tidak berseragam, hingga Akang tidak tahu nama beliau ), menemui Kami yang sama juga atas utusan intituisi pemerintah pula.
Apa yang “KANIT muda lakukan ???. Beliau tat, tut memainkan jarinya di Hand Phone. Yang tak begitu berselang lama munculah orang-orang yang bermuka tak ramah di kantor aparat pengayom masyarakat pula. Yang meng atas namakan dirinya “WARTAWAN” dan “LSM pembela Masyarakat”.
Urusan Negara, dimana perusahaan Negara tsb berpegang pada UUD 45 pasal 33. Berurusan dengan penegak hukum yang nota bene adalah abdi “NEGARA” juga abdi “MASYARAKAT” kenapa urusanya iadi begitu ribet ??.
Akhirnya Akang jadi ingat akan omongan Sahabat Akang eks Bos BUKAKA.
“ Wajar kalo intituisi tersebut kantor-kantor nya banyak di bom, banyak di tembaki oleh orang tak dikenal. Wajar pula kalo orang-orang nya pula banyak yang mati di tembak orang tidak dikenal, habis kelakuan “SEBAGIAN BESAR” orang nya adalah “MENJIJIKAN, MEMUAKAN ”.
Satu lagi. Buat yang mengaku “WARTAWAN”. Tolong jangan anda berbuat menjijikan seperti intituisi tsb di atas, apalagi Anda mengaku sebagai ‘WARTAWAN SUMEDANG”.
Sudah beberapa kali Akang bertemu dengan “AGAN_AGAN WARTAWAN SUMEDANG”. Yang anda cari hanyalah kesalahan orang lain yang ujung-ujung nya “DUIT”. Sungguh memalukan mencari uang menghidupi anak istrinya dari hasil yang begitu. Jadilah Anda itu “PEWARTA” yang independent tidak memihak, wartakan berita yang berimbang dengan mencari berita yang akurat dari sumbernya. Jangan lah Anda menjadi “PROVOKATOR” di setiap berita Anda.
Untuk Anda-anda yang mengaku dari LSM, Anda mengaku dari Gerakan Masyarakan Bawah Indonesia. Tapi kelakuan Anda tak ubahnya seperti Gerombolan Masyarakat Bawah Indonesia. Anda yang mengaku sebagai pembela Masyarakat Genangan JATIGEDE, namun buktinya Anda pencari untung di setiap kesempatan dan tempat di wilayah Genangan JATIGEDE.
Untuk Saudara penegak hukum, kepada siapa lagi Masyakat ini berlindung kalo Saudara penegak hukum kelakuannya tidak beda jauh dengan para “PREMAN” tukang “PALAK” tukang “PERAS” warga tidak berdaya ??. Akankah hukum di negeri ini di mandulkan oleh anda sendiri ??.
Salam hormat Akang buat Bapak “DANRAMIL” Darmaraja beserta Jajaranya. “LANJUTKAN”…. !!!
Buat Bapak-bapak DANRAMIL lainya, manga silahkan tiru yang baik, semoga Anda menjadi lebih baik lagi dalam menjaga Negeri tercinta beserta seluruh isinya.
Buat Saudara-saudara yang mengaku dirinya pelindung, pengayom Masayarakat. Akankah anda nanti di adili oleh pengadilan jalanan seperti yang lainya ???. Jabatan hanyalah sementara “FRIENDS”…. Hidup tidak begitu lama. Jadi buat apa Anda menumpuk –numpuk uang yang tidak “BERKAH” ??.
Ingat, “ HIDUP INI ADALAH SALAH SATU JALAN MENUJU MATI” friends…..!!!!
Mari kita berbakti buat Negara & bangsa ini, karena Anda telah di “GAJI” oleh Masyarakat dari pajak yang mereka bayar. Marilah kita berbakti kepada mereka yang telah membayar kita, jangan malah mereka menjadi sapi perahan Anda-anda.
Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: