TANDANG………. !!! NYANDANG KAHAYANG

HADITS DHAIF YANG TERSEBAR SEPUTAR BULAN RAMADHAN (2)

Ketiga.

“Artinya : Berpuasalah, niscaya kalian akan sehat”

Hadits tersebut merupakan potongan dari hadits riwayat Ibnu Adi di dalam
Al-Kamil (7/2521) dari jalan Nahsyal bin Sa’id, dari Ad-Dhahak dari Ibu
Abbas. Nashsyal (termasuk) yang ditinggal (karena) dia pendusta dan
Ad-Dhahhak tidak mendengar dari Ibnu Abbas.

Diriwayatkan oleh At-Thabrani di dalam Al-Ausath (1/q 69/Al-Majma’ ul
Bahrain) dan Abu Nu’aim di dalam At-Thibun Nabawiy dari jalan Muhammad
bin Sulaiman bin Abi Dawud, dari Zuhair bin Muhammad, dari Suhail bin
Abi Shalih dari Abu Hurairah.

Dan sanad hadits ini lemah. Berkata Abu Bakar Al-Atsram, “Aku mendengar
Imam Ahmad -dan beliau menyebutkan riwayat orang-orang Syam dari Zuhair
bin Muhammad- berkata, “Mereka meriwayatkan darinya (Zuhair,-pent)
beberapa hadits mereka (orang-orang Syam, -pent) yang dhoif itu”. Ibnu
Abi Hatim berkata, “Hafalannya jelek dan hadits dia dari Syam lebih
mungkar daripada haditsnya (yang berasal) dari Irak, karena jeleknya
hafalan dia”. Al-Ajalaiy berkata. “Hadits ini tidak membuatku kagum”,
demikianlah yang terdapat pada Tahdzibul Kamal (9/417).

Aku katakan : Dan Muhammad bin Sulaiman Syaami, biografinya (disebutkan)
pada Tarikh Damasqus (15/q 386-tulisan tangan) maka riwayatnya dari
Zuhair sebagaimana di naskhan oleh para Imam adalah mungkar, dan hadits
ini darinya.

Keempat

“Artinya : Barangsiapa yang berbuka puasa satu hari pada bulan Ramadhan
tanpa ada sebab dan tidak pula karena sakit maka puasa satu tahun pun
tidak akan dapat mencukupinya walaupun ia berpuasa pada satu tahun
penuh”
Hadits ini diriwayatkan Bukhari dengan mu’allaq dalam shahih-nya
(4/160-Fathul Bari) tanpa sanad.

Ibnu Khuzaimah telah memalukan hadits tersebut di dalam Shahih-nya
(19870), At-Tirmidzi (723), Abu Dawud (2397), Ibnu Majah (1672) dan
Nasa’i di dalam Al-Kubra sebagaimana pada Tuhfatul Asyraaf (10/373),
Baihaqi (4/228) dan Ibnu Hajjar dalam Taghliqut Ta’liq (3/170) dari
jalan Abil Muthawwas dari bapaknya dari Abu Hurairah.

Ibnu Hajar berkata dalam Fathul Bari (4/161) : “Dalam hadits ini ada
perselisihan tentang Hubaib bin Abi Tsabit dengan perselisihan yang
banyak, hingga kesimpulannya ada tiga penyakit : idhthirah (goncang),
tidak diketahui keadaan Abil Muthawwas dan diragukan pendengaran bapak
beliau dari Abu Hurairah”.

Ibnu Khuzaimah berkata setelah meriwayatkannya :Jika khabarnya shahih,
karena aku tidak mengenal Abil Muthawwas dan tidak pula bapaknya, hingga
hadits ini dhaif juga:.

Wa ba’du : Inilah empat hadits yang didhaifkan oleh para ulama dan di
lemahkan oleh para Imam, namun walaupun demikian kita (sering) mendengar
dan membacanya pada hari-hari di bulan Ramadhan yang diberkahi khususnya
dan selain pada bulan itu pada umumnya.

Tidak menutup kemungkinan bahwa sebagian hadits-hadits ini memiliki
makna-makna yang benar, yang sesuai dengan syari’at kita yang lurus baik
dari Al-Qur’an maupun Sunnah, akan tetapi (hadits-hadits ini) sendiri
tidak boleh kita sandarkan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam, dan terlebih lagi -segala puji hanya bagi Allah- umat ini telah
Allah khususkan dengan sanad dibandingkan dengan umat-umat yang lain.
Dengan sanad dapat diketahui mana hadits yang dapat diterima dan mana
yang harus ditolak, membedakan yang shahih dari yang jelek. Ilmu sanad
adalah ilmu yang paling rumit, telah benar dan baik orang yang
menamainya : “Ucapan yang dinukil dan neraca pembenaran khabar”.

[Disalin dari Kitab Sifat Shaum Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam Fii
Ramadhan, edisi Indonesia Sipat Puasa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam
oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly, Syaikh Ali Hasan Abdul Hamid,
terbitan Pustaka Al-Haura, penerjemah Abdurrahman Mubarak Ata]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: