TANDANG………. !!! NYANDANG KAHAYANG

Tamu Allah……..

Dalam perjalanannya menuju mesjid, Iring-iringan jenazah melewati seorang badui. Pemandangan ini membuat si badui merenung sejenak.

 “Aku akan ikut sholatkan jenazah itu agar bila aku mati nanti orang juga tak segan menyolatkan aku,” pikir si badui.

 Ia lalu mengikuti iringan jenazah itu memasuki mesjid. Setelah menyolatkan, ia kembali mengurus kerjaannya.Malam harinya sang imam mimpi bertemu dengan si mayit. Ia tampak sangat bahagia.

 “Bagaimana keadaanmu,” tanya sang imam.”Alhamdulillah, Allah telah mengampuni dosa-dosaku berkat doa si badui.”

 Keesokan harinya sang imam mencari si Badui. Setelah bertemu, ia bertanya, “Doa apa yang kau baca sewaktu sholat jenazah kemarin.”

 “Aku tidak membaca apa-apa,” kata si Badui.”Semalam aku mimpi bertemu dengan mayit yang kita sholatkan kemarin. Ia bercerita bahwa Allah telah mengampuni dosa-dosanya berkat doamu.”

 “Aku tidak berdoa apa-apa. Aku hanya berkata: Ya Alloh, sekarang ia adalah tamu-Mu. Kalau tamuku, tentu akan kusembelihkan seekor kambing.”

2 Komentar

  1. Kisahnya yang dikirim apik, pak. Bisa membuat orang tidak malas takziah dan menyolatkan jenazah.

    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com/
    http://notulabahasa.com/

    • Team_Bulls

      Syukron Hamdallah…..
      Akang sendiri awalnya memang ga biasa menurunkan jenazah & gali quburan….Namun setelah di mulai sekitar beberapa tahun lalu…jadilah ini sebuah renungan..setiap setelah menurunkan jenazah seseorang ke liang lahat……..!!!
      Apalagi waktu menurunkan jenazah Bapak sendiri ke liang lahat……..
      hmmmm…sepertinya kita lagi antri untuk mengikuti beliau2 yang telah mendahului……!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: