TANDANG………. !!! NYANDANG KAHAYANG

Agar Nikmat Tetap Melimpah……….

 

Semua kekayaan alam itu tak diciptakan sia-sia. Alam dan kandunganya diperuntukan buat manusia. Mereka bisa menikmati rezeki yang Dia berikan dengan cara yang benar. Allah berfirman,”Makan dan minumlah rezeki ( yang diberikan ) Allah dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.”( QS.Al-Baqoroh-60).

Itulah karunia Allah yang kita nikmati selama ini. Kadang tak terasa, memang. Terasa justru kala nikmat itu sudah berkurang atau hilang. Tentu, kita semua ingin agar nikmat itu tetap melimpah. Kita semua mau agar nikmat itu tetap mengalir.

Tetap beriman dan bertaqwa kepada Allah

Selain Maha Pengasih, Allah SWT juga Maha Penyayang. Tentu tidak semua yang dikasihi-Nya juga disayangi. Allah SWT hanya akan memberikan sayang-Nya kepada hamba yang beriman dan bertaqwa. Dia akan melanggengkan nikmat-Nya selagi sang hamba berada dalam rel yang benar. Bahkan dia akan membukakan pintu rezeki buat hamba-Nya tanpa batas dan tanpa di duga-duga. Allah SWT berfirman,”Sekiranya penduduk suatu negri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Kami siksa mereka dengan perbuatanya.”( QS.Al-A’raf-96 ).

Dalam ayat lain Allah berfirman,”Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia mengadakan baginya jalan keluar dan mengadakan baginya rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.” (QS.Ath-Thalaq-2,3 ).

Sejarah telah membuktikan, para Nabi dan orang-orang shalih, telah mendapatkan nikmat yang tak henti-henti lantaran mereka bertqwa. Sebut misalnya, Sulaiman, daud, Musa, Yusuf dan Nabi Muhammad saw. Merekalah hamba-hamba Allah  yang terus mendapatkan karunia lantaran beriman kepada Allah SWT.

Tidak membuat kerusakan di muka bumi

          Bila ketaqwaan merupakan penyebab datangnya rezeki, maka sebaliknya kemaksiatan adalah faktor penghambat karunia. Segala nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya tetap akan mengalir selagi manusia itu sendiri tidak merusaknya. Sebaliknya, segala kerusakan dan

kehancuran sebuah negeri disebabkan tangan manusia itu sendiri. Bukan makhluk lainya. Allah berfirman,”Telah nampak kerusakan didarat dan di bumi di sebabkan perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari ( akibat ) perbuatan mereka agar mereka kembali ( ke jalan yang benar ).” ( QS.Ar-Ruum-41).

Bersyukur

            Agar nikmat Allah langgeng dan bertambah kita harus bersyukur. Semakin sering seseorang hamba itu bersyukur, nikmat Allah kian bertambah, Allah berfirman,”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambahkan nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmatKu, sesungguhnya azabKu sangat pedih.”(QS.Ibrahim-7).

            Banyak cara untuk bersyukur kepada Allah atas nikmatNya kepada kita. Secara umum dapat dikategorikan menjadi tiga. Yaitu, dengan hati, lidah, dan perbuatan. Dengan hati, misalnya menyadari dan menginsyafi semua rahmat dan nikmat yang datang dari Allah walaupun secara dhahir nikmat tersebut sepertinya hasil usaha kita. Namun sebenarnya ia adalah karunia Allah. Usaha hanyalah perantara untuk mendatangkan nikmat tersebut.

            Janganlah kita menjadi Qorun yang akhirnya ditelan bumi lantaran tidak mau bersyukur. Ia menganggap kekayaanya dihasilkan dari usahanya sendiri. Tetapi, jadilah Sulaiman yang semakin banyak diberi nikmat, tingkat bersyukurnya semakin tinggi.

            Bentuk syukur dengan lidah, yaitu senantiasa mengucapkan hamdallah ketika mendapat nikmat. Jika kita ingin menghitung nikmat Allah, sungguh kita takkan mampu. Allah berfirman,”Dan jika kamu ingin menghitung nikmat Allah, pasti kamu tidak akan sanggup untuk mengetahui betapa banyak bilanganya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( QS.Nahl-18).

            Selain bersyukur dengan hati, dan lidah , tentu kita perlu bukti nyata rasa syukur kepada Allah SWT, yaitu dengan dengan jalan memperbanyak shalat-shalat sunat dan beribadah lebih baik lagi.

Wallahu ‘alam bish-shawab

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: