TANDANG………. !!! NYANDANG KAHAYANG

Luas Surga VS Dalamnya Neraka ( part II )….

Setelah kita berusaha menghitung luasnya ‘areal’ surga yang ternyata tidak bisa terhitung, mari kita mencoba menghitung kedalaman neraka. Berapa dalamnya neraka? Sekedar untuk ilustrasi, ada sebuah informasi yang menarik dari rasulullah saw, tentang kadalaman neraka. Suatu saat Abu Hurairah ra, mengatakan, ketika kami bersama rasulullah, tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras, seperti benda yang jatuh menggelegar.
Nabi yang mulia mengatakan:
Tahukah kamu sekalian, suara apa itu? Kami menjawab: hanya Allah dan rasulNya sajalah yang lebih mengetahuinya. Nabi menjawab: itu tadi adalah suara dari sebuah batu yang dijatuhkan ke dalam jurang neraka, sejak tujuh puluh tahun yang lalu, baru sampai ke dasarnya ini tadi…
( HR. Muslim, dari Abu Hurairah )

Uih, sungguh luar biasa! Batu yang jatuh ke dalam jurang neraka lamanya sampai tujuh puluh tahun? Tentu dengan informasi kuantitaif dari rasul itu, meskipun sekedar ilustrasi, kita menjadi bisa menghitungnya. Berapakah kira-kira kedalaman jurang neraka.

Benda yang jatuh, secara ilmu fisika bisa dihitung jaraknya. Berdasarkan gravitasi yang berlaku. Jika gravitasi bumi kita ini adalah 9,8 m l detik, maka dengan mudah kita bisa menghitung jarak tempuh batu yang jatuh mengikuti rums 1/2 gt2. Jika jatuhnya ke bumi kita sbb:
Jarak tempuh batu selama 70 tahun adalah, 0,5 x [70X360X24X60X60] x [70X360X24X60X60] x 9,8 m = 23.228.686.172.160.000 m
= 23.228.686.172.160 km,
Bandingkan garis tengah bumi kita hanya: 12.756 km. Ini berarti, bahwa neraka memiliki kedalaman: 23.228.686.172.160 km /12.756 km
= 1.821.000.797.441,2 X Diameter Bumi Ini jika dipakai gravitasi ‘bumi kita’.

Artinya bahwa, jika jurang neraka itu diukur berdasarkan gravitasi bumi kita, maka neraka memiliki kedalaman = 1.821.000.797.441,2 kali garis tengahnya bumi.
Atau jika kita menggali sebuah sumur, maka sumur itu akan mencapai kedalaman seperti yang kita hitung di atas. Apabila sumur itu menembus bumi berulang kali, sampai sebanyak 1.821.000.797.441,2 kali.

Dari sini saja kita sudah sulit membayangkan betapa dalamnya jurang neraka seperti yang diinformasikan oleh rasulullah saw tadi. Jadi jurang neraka itu sedalam: 1.821.000.797.441,2 kali ‘tebal’nya bumi. Ah, betapa menggiriskan…!

Tetapi kedalaman itu, ‘belum seberapa, sebab nanti di yaumil akhir, bumi kita ini akan diganti oleh bumi yang lain. Sehingga gravitasi yang dimaksud tentu bukan gaya gravitasi bumi kita ini. Tetapi gravitasi bumi baru, yang jauh lebih hebat dan lebih dahsyat kekuatan daya tariknya.
QS. Ibrahim 14 : 48
Ketika bumi ini diganti dengan bumi yang lain, begitu pula dengan langitnya, Mereka bermunculan dari kuburnya masing-masing menghadap kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa.
Jangankan dipakai ukuran bumi baru yang kita belum tahu gravitasinya. Andaikata dipakai ukuran gaya tariknya Black Hole ‘saja, yg mempunyai perbandingan 1 : 100 Trilyun ( perbandingan ini telah dianalisis pada diskusi “Menikmati Keindahan Allah melalui logika dan tanda-tanda), maka kedalaman neraka menjadi sangat sangat menggiriskan

Secara matematis kedalaman itu menjadi : 23.228.686.172.160 km X 100.000.000.000.000 = 232.286.861.721.600.000.000.000.000 km

Nilai ini pun, belum bisa mewakili seberapa dalam neraka yang dipakai untuk menghukum manusia-manusia yang ingkar itu. Na’udzubillaahi min dzalik. Jadi berapa km dalamnya neraka?

Kita tidak tahu jawabnya, logika matematis kita tidak nyampe’, kecuali hanya bisa beristighfar Astaghfirullaahal ‘adziim…

Yang jelas, jika kita menggunakan konsep keseimbangan, dimana Allah memang selalu menggunakan ‘konsep seimbang’ dalam mencipta makhlukNya. Maka kedalaman neraka juga seperti luasnya surga yang tidak bisa terdeteksi dengan ilmu pengetahuan. Sehingga kalau seseorang dimasukkan ke dalam neraka, jangan harap bisa bertemu dan ‘beramai-ramai’ dengan manusia lainnya.

Katakanlah lima milyar manusia masuk kedalam neraka, naudzubillahi mindzalik, maka setiap orang akan mengalami siksaan yang amat pedih dalam keadaan sendirian. Mengingat luasnya dan kedalamannya yang begitu tak terukur…

Jangankan manusia, bumi atau matahari, Bahkan galaksipun hanyalah sebutir debu. Maka benarlah kata rasulullah saw, andaikata dari dalam neraka yang dahsyat itu menerobos keluar apinya meskipun hanya sebesar lubang jarum saja, maka hancur binasalah bumi kita

Setelah kita membayangkan keindahan surga yang ternyata tidak bisa dibayangkan saking dahsyatnya, dan setelah kita berhitung matematis tentang kedalaman neraka, yang ternyata juga tidak bisa kita bayangkan betapa mengerikan kedalaman neraka itu,…
masihkah kita menjadi manusia yang tidak berbakti kepadaNya? Kalau belum, kapan kita akan berbakti?
kalau belum, kapan kita akan mengabdi secara total kepadaNya?
mulai kapan kita akan mohon ampunanNya? sudahkah kita siap, jika sewaktu-waktu harus menghadap kepadaNya?

Itulah serentetan pertanyaan untuk menggugah diri kita, dan sekaligus mengingatkan diri kita yang sering lupa. Sungguh menarik, pertanyaan sebuah syair, yang dibawakan oleh penyanyi kondang Crisye. “Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau menyembah padaNya. Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau sujud padaNya…?”

Ya Allah, berilah kami kebaikan di atas dunia ini, dan berilah kami kebaikan di akhirat nanti, hindarkanlah kami dari siksaMu yang amat pedih…

ALLAHUAKBAR…

Iklan

7 Komentar

  1. salam..minta izin untuk share artikel-artikel dari saudara ya..jika di izin,reply ke emel saya..syukron

    • Team_Bulls

      Wa’alaikum salam…..
      Mangga silahkan…semoga bermanfaat….

      • rizky

        pak mau tanya ini gambarnya ini daerah mana ya pak bapak asal mana rumahnya dimana

      • Team_Bulls

        Mohon maaf, itu gambar cuman sekedar ilustrasi saja.
        Saya berasal dari Sumedang-JABAR….

  2. syukron..

  3. tetap istikomah dalam dakwah …

    • Team_Bulls

      Semoga kita semua di tetapkan Iman & Islam sepanjang hayat di kandung badan….
      Amiinn……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: