TANDANG………. !!! NYANDANG KAHAYANG

Luas Surga VS Dalamnya Neraka ( part I )….

Seorang kawan bermain ketika kami masih kecil bertanya: kalau kita nanti berada di surga, apakah kita bisa membangun istana yang besar? Rumah yang indah? Yang didalamnya ada kolam renangnya. dsb.

Begitulah pertanyaan anak-anak sewaktu saya masih kecil. Suatu saat saya membuka-buka kitab al-Qur’an, dan bertemu dengan ayat-ayat yang menceritakan tentang keberadaan surga, saja jadi teringat kembali pada masa-masa itu.

Surga dan Neraka, adalah dua buah tempat yang merupakan ‘hadiah’ dari Allah Swt. Surga itu diberikan kepada manusia atas prestasi yang telah dikerjakannya ketika mereka hidup di dunia.

Surga diberikan kepada mereka yang sukses dalam hidupnya. Sebab mereka telah berhasil menjalankan tugas kemanusiaannya sesuai dengan konsep keilahian yang sudah ditetapkan oleh Sang Pencipta.

Sementara Neraka ditimpakan kepada mereka yang gagal dalam menjalankan tugas sebagai manusia. Orang-orang ini tidak mau menuruti kehendak Sang Maha Pencipta. Mereka disuruh mengabdi tetapi mereka ingkar. Mereka disuruh berbakti tetapi mereka tak mau mengerjakannya. Mereka disuruh berbuat baik kepada sesama manusia, tetapi mereka justru mencelakakan saudaranya. Mereka disuruh saling mencintai, tetapi mereka saling membenci. Maka nerakalah ‘hadiah’ baginya. Yaitu tempat penyiksaan yang sangat menggiriskan akibat dari dosa-dosa yang mereka lakukan.

Sekedar untuk ilustrasi, kiranya perlu manusia untuk mengetahui. Sebenarnya seberapa indah surga yang telah dijanjikan kepada mereka yang berbuat kebajikan, dan seberapa mengerikan neraka yang akan ditimpakan kepada mereka yang ingkar.

Berapakah kira-kira luas surga? Tentu ilmu pengetahuan amat sangat terbatas untuk dapat mengukurnya. Tetapi ada ayat yang sangat menarik berkaitan dengan hal ini, yaitu Firman Allah Swt pada Surat Ali ‘Imran ayat : 133 dan surat Al-Hadiid ayat : 21.

QS. Ali Imran: 133
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu, dan kepada Syurga yang luasnya SELUAS LANGIT dan BUMI, yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.

QS. Al-Hadiid : 21
Berlomba-lombalah kamu sekalian untuk mendapatkan ampunan Tuhanmu dan syurga yang luasnya SELUAS LANGIT dan BUMI yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya

Subhaanallah, Surga itu luasnya seluas langit dan bumi? Berapakah luasnya langit dan bumi itu? Bisakah ilmu pengetahuan mengukurnya? Surga begitu luasnya, sementara penduduk bumi kita hanya lima milyar orang. Andaikata semua orang yang ada di bumi ini masuk surga, maka sungguh surga masih ‘sepi’ dan `kosong’ dari penghuninya.

Baiklah, sekedar untuk berhitung dan yang penting adalah untuk menambah keimanan kita akan kebesaran Allah Swt, mari kita mencoba mengukurnya. Berdasarkan informasi dari Al-qur’an. Bahwa langit ini dicipta oleh Allah Swt sebanyak TUJUH lapis.

Pernyataan ini didukung paling tidak oleh delapan buah ayat al-qur’an yaitu
1. Al-Isra’ : 44
2. Al-Mukminuun : 17
3. Al-Mukminuun : 86
4. Al-Mulk : 3
5. Al-Baqarah : 29
6. At-Thalaq : 12
7. Nuh : 15
8. An-Naba’ : 12

QS. Al-Isra’ : 44
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

Langit diciptakan oleh Sang Pencipta sebanyak tujuh lapis, sementara untuk langit terdekat saja manusia sudah ‘takluk’ tidak dapat membayangkan. Maka bumi sungguh menjadi debu jika dibandingkan dengan luasnya surga. Demikian pula keindahan bumi beserta isinya, sungguh amat sangat tidak sepadan jika dibandingkan dengan keindahan Surga.

Benarlah kata sebuah hadits Qudsi yang menyatakan bahwa, keindahan surga yang diberikan Allah kepada para hambaNya, belum pernah didengar telinga, belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terlintas di dalam hati….

Sekedar sebagai ilustrasi matematis, mari kita bayangkan berapa luasnya jagad raya l langit pertama itu. Garis tengah untuk langit pertama atau jagad raya ini diperkirakan sebesar 30 MilyarTahun Cahaya.

Berarti garis tengah jagad raya kita ini sepanjang : 30.000.000.000 X 360 X 24 X 60 X 60 X 300.000 km = 279.936.000.000.000.000.000.000 km. Ini bukan luasnya langit, tetapi hanya garis tengahnya saja.

Yang perlu diingat pula bahwa yang kita hitung ini masih luasnya langit terdekat saja. Belum lagi langit lapis ke dua, ke tiga, ke empat, ke lima, ke enam, dan yang ke tujuh. Yang kesemuanya itu jauh lebih besar dibanding langit pertama.

Lalu bisakah kita membayangkan luas surga? Bagaimana dengan keindahannya? Subhaanallah. Logika ilmu pengetahuan mungkin bakal terhenti, tinggal logika iman yang bisa mengukurnya.

Oh iya, satu lagi bahwa menurut ilmu pengetahuan, ternyata jagad raya ini tidak tetap, tetapi terus mengembang bertambah lama bertambah besar dan tentu juga bertambah luas. Menurut penelitian Stephen Hawking setiap satu milyar tahun jagad raya mengembang sekitar sepuluh sampai dengan lima belas persen.

Memang dengan ilmu pengetahuan kita tidak dapat menghitung secara matematis luasnya jagad raya ciptaan Allah, tetapi dengan ilmu pengetahuan kita bisa membayangkan bahwa betapa kecilnya diri manusia dihadapan Allah Swt. Sehingga, dengan ilmu pengetahuan kita bisa membayangkan, betapa ternyata keindahan surga tidak bisa dibayangkan.”

Kita hanya bisa geleng kepala atau bahkan hanya bisa tertunduk dan bergidik giris membayangkan dahsyatnya langit pertama saja.

Surga memang luar biasa hebatnya. Luar biasa indahnya. Bahkan kita tidak bisa membayangkannya. Tetapi yang lebih menarik adalah ‘pernyatan sikap’ para sufi dan para wali Allah, yang mengatakan bahwa mereka tidak terpesona dengan surga yang tidak terbayangkan keindahannya itu. Sebab mereka lebih terpesona dan lebih cinta kepada Pencipta dan Pemilik Surga, yaitu Allah Swt.

Artinya keindahan Allah Swt, Kebesaran, dan kehebatannya, sungguh melebihi surga itu sendiri. Subhaanallah. Cuma kadang-kadang manusia ‘terperangkap’ dengan keindahan hadiahnya dan lupa kepada Dzat Yang Maha Pemberi hadiah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: