TANDANG………. !!! NYANDANG KAHAYANG

Apakah Gangguan Psikomatik…….. ?????

DEFINISI

Gangguan somatoform meliputi beberapa gangguan kesehatan mental dimana orang melaporkan gejala-gejala fisik atau keprihatinan yang diduga tetapi tidak dijelaskan oleh gangguan fisik atau melaporkan merasa cacat pada penampilan. Gejala-gejala atau keprihatinan ini menyebabkan gangguan yang berarti atau berhubungan dengan fungsi sehari-hari.

Gangguan somatoform secara relatif adalah istilah baru untuk apa yang orang banyak gunakan untuk merujuk sebagai gangguan psikosomatik. Pada gangguan somatoform, gejala-gejala fisik tidak dapat dijelaskan oleh penyakit fisik mendasar apapun. Pada beberapa kasus gangguan somatoform, sebuah penyakit fisik yang hadir yang bisa menjelaskan peristiwa tersebut tetapi bukan keras atau lamanya gejala-gejala fisik tersebut. orang dengan gangguan somatoform tidak benar-benar tampak sakit, mereka sesungguhnya meyakini bahwa mereka mengalami masalah fisik serius.

Münchausen syndrome : Penyakit Palsu yang perlu diperhatikan

Sindrom munchausen bukan gangguan somatoform, tetapi cirri-cirinya agak serupa pada gejala-gejala fisik kesehatan mental mendasar. Kuncinya berbeda bahwa orang dengan sindrom munchausen dengan sadar berpura-pura mengalami gejala-gejala pada gangguan fisik. Mereka berulangkali berpura-pura sakit dan seringkali berkeliling dari rumah sakit ke rumah sakit untuk pengobatan.

Meskipun begitu, sindrom munchausen lebih kompleks dibandingkan melakukan kebohongan sederhana dan meniru gejala-gejala. Gangguan tersebut digabungkan dengan masalah emosi berat. Orang dengan gangguan ini biasanya cukup pintar dan banyak akal ; mereka tidak hanya tahu bagaimana meniru penyakit-penyakit tetapi juga canggih mengenai praktek kesehatan. Mereka bisa memanipulasi perhatian mereka untuk diopname dan diperlakukan terhadap tes dan pengobatan yang intens, termasuk operasi besar. Kebohongan mereka adalah disadari, tetapi motivasi dan keinginan mereka untuk diperhatikan sangat tidak disadari.

Munchausen terwakilkan adalah jenis yang aneh pada sindrom munchausen dimana seorang anak digunakan sebagai perwakilan pasien, biasanya oleh orangtua. Orangtua memalsukan riwayat medis anak tersebut dan bisa melukai anak tersebut dengan obat-obatan atau menambahkan darah atau bakteri pengkontaminasi pada contoh urin, semuanya sebagai upaya untuk penyakit pura-pura. Motivasi tersebut mendasari beberapa tingkah laku aneh yang muncul untuk keperluan patologi untuk diperhatikan dan untuk intensitas hubungan dengan anak tersebut.

Apakah Gangguan Psikomatik

Istilah gangguan psychosomatic biasanya dipakai ketika seseorang memiliki gejala-gejala fisik yang tampak menjadi penyebab atau memperburuk faktor psikologi, lebih daripada beberapa penyakit fisik yang mendasari. Hal ini tidak menyatakan secara langsung, meskipun begitu, bahwa gejala-gejala fisik dikhayalkan atau dibuat-buat (seperti pada sindrom munchausen); gejala-gejala tersebut secara nyata akan dialami oleh orang tersebut. dengan demikian, gangguan psikosomatik memerlukan faktor psikologi dan gejala-gejala fisik menjadi konsisten dan berhubungan erat dengan waktu.

Tidak seperti gangguan somatoform, gangguan psikosomatik tidak sesuai kedalam kelompok diagnosa khusus, dan mereka bermanifestasi ke berbagai cara. ‘sosial dan stress psikologi bisa juga menimbulkan sebuah variasi luas pada penyakit fisik , termasuk diabetes melitu, penyakit pembuluh koroner, dan asma.

Stress bisa menyebabkan gejala-gejala fisik bahkan ketika tidak terdapat penyakit fisik. Misal, pinggul bisa mengalami pada keseluruhan reaksi psikologi. Pada beberapa kasus, gejala-gejala fisik dihasilkan dari reaksi ototmatis tubuh terhadap gangguan emosional, seperti ketika denyut jantung dan tekanan darah meningkat dalam reaksi terhadap takut. Pada kasus lainnya, gejala-gejala psikologi menjadi gejala-gejala fisik pada usaha yang tidak disadari untuk mengalihkan perhatian dari masalah emosional yang menyusahkan.

Kadangkala gejala-gejala fisik adalah sebuah metafora untuk masalah psikologi orang tersebut, seperti ketika seseorang dengan ‘patah hati’ mengalami nyeri pada dada. Lain waktu, gejala-gejala fisik merefleksikan identifikasi dengan nyeri orang lain. Misal, seseorang bisa mengalami nyeri dada setelah seorang anggota keluarga atau teman telah mengalami serangan jantung. Akhirnya, gejala psikologi bisa menjadi gejala fisik sebagimana cara mengalami kembali sebuah gejala pada gangguan fisik sebelumnya. Misal, seseorang pernah mengalami patah tulang yang menyakitkan bisa kembali mengalami bahwa jenis nyeri tulang ketika gejala psikologi menjadi nyeri tulang. Gejala-gejala fisik yang meningkat dari gejala-gejala fisik cenderung menjadi ringan dan sementara waktu saja. Proses pada gejala-gejala psikologi tersebut menjadi gejala-gejala fisik bisa mempengaruhi orang yang tidak mengalami gangguan kesehatan mental yang mendasari. Siapa saja bisa mengalami proses ini. gejala-gejala yang dihasilkan bisa sulit untuk didiagnosa seorang dokter, dan seseorang kemungkinan mengalami tes diagnosa bermacam-macam untuk menghilangkan kemungkinan gangguan fisik yang mendasarinya.

Faktor-faktor psikologi bisa juga tidak secara langsung mempengaruhi bagian pada sebuah penyakit. Misalnya, seseorang dengan tekanan darah tinggi bisa menolak memilikinya atau menolak hal itu adalah serius. Penolakan adalah sebuah mekanisme pertahanan yang membantu mengurangi kegelisahan. Meskipun begitu, penolakan bisa mencegah seseorang mentaati pengobatan. Pada kasus ini, orang dengan tekanan darah tinggi bisa gagal untuk melakukan pengobatan yang diresepkan, dengan demikian memperburuk keadaan tersebut. dan sebaliknya, penyakit fisik bisa menyebabkan kondisi psikologi. Misal, orang dengan gangguan fisik yang mengancam nyawa, berulang, atau kronis umunya menjadi tertekan. Tekanan tersebut, sebaliknya, memperburuk efek pada penyakit fisik.

5 Komentar

  1. DANIEL

    SAYA DI SURUH DOKTER SAYA BEROBAT KE DOKTER SPPD SUBSPESIALIS PSIKOMATIK. APAKAH SAYA BISA BEROBAT KE PSIKATER ? TERIMAKASIH

    • teambulls

      sdr Daniel yth….
      Saya menulis wacana ini dikarenakan memang saya punya keponakan yg tersyang yg terkena psikomatik…..
      Kebetulan juga saya banyak bergaul dg mereka2…ahli kedokteran…& kebetulan juga saya asdok…
      Psikomatik menurut para Akhli adalah sebahagian besar penyakit kejiwaan….& saya sudah bawa ponakan saya terapi ke psikiater…..
      Sekarang kondisinya semakin membaik….& badanya sudah mulai gemuk lagi….
      Ponakan saya suka takut sama raungan sirene…dia fikir..ajal sudah dekat mau menjempunya….kalo itu sudah terjadi…jantung berdegup kencang…& lemas…yg berujung dia mesti ke dokter…..
      Menurut penelitian…psikomatik…bisa di obati dengan ketenangan Bathin….sebahagian besar dengan pendekatan diri kepada Yang Maha pencipta Tuhan….semesta Alam……Beribadah menurut Agama & kepercayaan….serta lebin dekat lagi kepada Tuhan yg Maha Kuasa…..serta lebih berpasrah diri, sehingga ketenangan bathin lebih tercapai…
      Psikiater adalah sarana untuk membantu si penderita..untuk bisa mencapai SUGESTI penyembuhan…..
      Dukungan keluarga & lingkungan serta kasih sayang sangat di butuhkan untuk pencapaian penyembuhan Psikomatik….
      Biasanya…penderita Psikomatik disertai dengan adanya kelainan Jantung bawaan…jadi periksakan kondisi tsb kepada dokter ahli….( semoga itu tidak terjadi pada SDR. Daniel )
      Penderita psikomatik biasanya mempunyai trauma tersendiri…& diskusikan itu dengan pihak keluarga…agar bisa tercapai penyembuhan sedemikian rupa.
      Kesimpulanya : Psikomatik….bisa di sembuhkan…..
      Penderita Psikomatik sebaiknya mendekatkan diri kepada Yang Maha pencipta, karena itu sebahagian besar adalah penyakit kejiwaan.
      Dukungan Keluarga & kasih sayang keluaga sangat di perlukan..untuk mempercepat proses penyembuhan & menghambat psikomatik….
      Maaf…gambar itu hanyalah ilustrasi saja…….ga ada hubunganya dg psikomatik…
      Demikian semoga bermanfaat…..

  2. DANIEL

    APAKAH GAMBAR TANAMAN YANG ADA DI BLOG INI OBAT DARI PSIKOMATIK. DAN APABILA BERMAMFAAT BAGAIMANA CARA MERACIKNYA. TERIMAKASIH

  3. titin

    mengapa penderita psikomatik/somatoform selalu menghubung-hubungkan penyakit yg ia rasakan dg guna-guna? seperti sepupu sy yg selalu bilang kena guna2 jk dia merasakan sakit pd tubuhnya

    • Team_Bulls

      hhmmm…….hanya pendekatan secara agama & dasar iman yg kuat yg bisa menghilangkan sugesti seperti itu…..
      Semoga keponakan saudari cepet sembuh & selalu ada dalam lindungan Allah SWT…amin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: