TANDANG………. !!! NYANDANG KAHAYANG

MANFAAT DARI SHALAT SHUBUH………..

sunlightAss.
Wacana ini mudah2-an ada dapat menambah pemikiran kita tentang shalat subuh ?

Setiap pagi kalau kita tinggal didekat mesjid maka
akan terbangun mendengar adzan subuh, yang menyuruh
kita untuk melaksanakan shalat subuh. Bagi mereka yang
beriman segera saja melemparkan selimut dan segera
wudhu dan shalat baik di rumah masing-masing atau ke
mushalla atau masjid terdekat dengan berjalan kaki.

Mungkin menjadi pertanyaan mengapa Tuhan memerintahkan
kita bangun pagi dan shalat subuh? Berbagai jawaban
dari semua disiplin ilmu tentunya akan banyak dijumpai
dan membedah serta memberikan jawaban akan manfaat
shalat subuh itu. Dibawah akan diulas sedikit mengani
manfaat shalat subuh, instruksi Allah sejak 1400 tahun
yang lalu.

Dalam adzan subuh juga akan terdengar kalimat lain
dibandingkan dengan kalimat-kalimat yang
dikumandangkan muazin untuk waktu-waktu shalat
selanjutnya. Kalimat yang terdengar berbeda dan tidak
ada pada azan di lain waktu adalah “ash shalatu
khairun minan naum”.

Arti kalimat itu adalah shalat itu lebih baik dari
pada tidur. Pernahkah kita mencoba sedikit saja
menghayati kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”?

Mengapa kalimat itu justru dikumandangkan hanya pada
shalat subuh, tatkala kita semua sedang terlelap, dan
bukan pada adzan untuk shalat lain.

Sangat mudah bagi kita semua mengatakan bahwa shalat
subuh memang baik karena menuruti perintah Allah SWT,
Tuhan semesta Alam, Apapun perintahnya pasti
bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tetapi disisi mana
manfaat itu? Apa supaya waktu banyak untuk mencari
rezeki, tidak ketinggalan kereta atau bus karena
macet? Pada waktu dulukan belum ada desak-desakan
seperti sekarang semua masih lancar, untuk itu
tinjauan dari sisi kesehatan kardiovaskular masih
menarik untuk dicermati.

Untuk tidak berpanjang kata, maka dikemukakan data
bahwa shalat subuh bermanfaat karena dapat mengurangi
kecenderungan terjadinya gangguan kardiovaskular.

Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain
di luar negeri, yang dipercaya sebagai suatu
penelitian yang shahih maka dikatakan puncak
terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai
pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang. Mengapa demikian?
Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan pada
sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf
simpatis (istilah Cina:Yang) dan penurunan tegangan
saraf parasimpatis (YIN). Tegangan simpatis yang
meningkat akan menyebabkan kita siap tempur, tekanan
darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan
sebagainya.

Pada tegangan saraf simpatis yang meningkat maka
terjadi penurunan tekanan darah, denyut jantung kurang
kuat dan ritmenya melambat. Terjadi peningkatan aliran
darah ke perut untuk menggiling makanan dan
berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa
mengantuk, pokoknya yang cenderung kepada keadaan
istirahat.

Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3
dinihari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan
darah berangsur naik, terjadi peningkatan adrenalin
yang berefek meningkatkan tekanan darah dan
penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan
meningkatkan sifat agregasi trombosit (sifat saling
menempel satu sma lain pada sel trombosit agar darah
membeku) walaupun kita tertidur. Aneh bukan? Hal ini
terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk anda
dan saya maupun bayi anda. Hal seperti ini disebut
sebagai ritme Circardian/Ritme sehari-hari, yang
secara kodrati diberikan Tuhan kepada manusia. Kenapa
begitu dan apa keuntungannya Tuhan yang berkuasa
menerangkannya saat ini.

Namun apa kaitannya keterangan di atas dengan kalimat
”ash shalatu khairun minan naum”? Shalat subuh lebih
baik dari tidur?

Secara tidak langsung hal ini dapat dirunut melalui
penelitian Furgot dan Zawadsky yang pada tahun 1980
dalam penelitiannya mengeluarkan sekelompok sel
dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah yang
sedang diseledikinya (dikerok).

Pembuluh darah yang normal yang tidak dibuang sel-sel
yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar
bila ditetesi suatu zat kimia yaitu: Asetilkolin. Pada
penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya
sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu,
maka pembuluh tadi tidak melebar kalau ditetesi
asetilkolin.

Penemuan ini tentu saja menimbulkan kegemparan dalam
dunia kedokteran.

“Jadi itu toh yang menentukan melebar atau
menyempitnya pembuluh darah, sesuatu penemuan baru
yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun diteliti
tapi tidak ketemu”.

Penelitian itu segera diikuti penelitian yang lain
diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada
didalam sel bagian dalam pembuluh darah yang mampu
mengembangkan/ melebarkan pembuluh itu. Dari sekian
ribu penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro
serta Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida.

Ketiga penelitian itu Furchgott dan Ignarro serta
Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998.

Zat NO selalu diproduksi, dalam keadaan istirahat
tidur pun selalu diproduksi, namun produksi dapat
ditingkatkan oleh obat golongan Nifedipin dan nitrat
dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan
bergerak, dengan olahraga.

Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah
kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi
sifat agregasi/sifat menempel satu sama lain dari
trombosit pada darah kita.

Jadi kalau kita kita bangun tidur pada pagi buta dan
bergerak, tatkala tamu yang tidak kita inginkan selalu
saja sowan pada setiap pagi gelap, maka hal itu akan
memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan
kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah karena
exercise yaitu wudhu dan shalat sunnah dan wajib,
apalagi bila disertai berjalan ke mesjid merupakan
proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular.

Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan
sujud terjadi proses mengejan, posisi ini meningkatkan
tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis).
Dengan exercise tubuh memproduksi NO untuk melawan
peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berefek
menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit
darah kita jadi bertambah liar dan inginnya rangkulan
terus.

Demikianlah kekuasaan Allah, ciptaannya selalu dalam
berpasang-pasangan, siang-malam, panas-dingin, dan
NO-Kontra anti NO.

Allah, sudah sejak awal Islam datang menyerukan shalat
subuh. Hanya saja Allah tidak secara jelas menyatakan
manfaat akan hal ini karena tingkat ilmu pengetahuan
manusia belum sampai dan masih harus mencarinya
sendiri walaupun harus melalui rentang waktu ribuan
tahun. Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda
kasihNya pada hambaNya. Bukti manfaat instruksi Allah
baru datang 1400 tahun kemudian. Allahu Akbar.

Mudah-mudahan sejak saat itu saya ndablek lagi akan
perintahNya dan selalu shalat subuh didahului dengan
shalat sunnah dan kalau dapat jalan ke mesjid, tapi
jujur saja, terus terang saya hanya bias omong doang,
karena ogah jalan ke masjid, tetapi anehnya olahraga
jalan kaki saya mau. Gimana dengan anda, apa sama
dengan saya?

Juga saya mohon anda jangan jadi terlalu bersemangat,
karena ingin sehat sehingga shalat subuhnya jadi 3
atau 4 rakaat. Itu tidak ada dalam petunjuk shalat.
Selamat shalat subuh dengan penuh rasa syukur pada
Allah akan karunia ini. Amien.

Wass.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: